Rabu, 28 Agustus 2019

Chapter III (Suggestions and Obligation)

3.3 menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keharusan, larangan, dan himbauan, sesuai dengan konteks penggunaannya (Perhatikan unsur kebahasaan must, should)

4.3 menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keharusan, larangan, dan himbauan, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.


Suggestions and Obligation


2. Must


Must artinya harus/wajib, yaitu sesuatu yang harus dilakukan dan dikerjakan, jika tidak akan ada konsekuensinya.
Pattern/pola:
S + must + V1 (+)
S + must be + Adjective/noun/adverb
Untuk membentuk kalimat negatif kita menambahkan –not setelah must.
Untuk membentuk kalimat tanya kita letakkan must di depan kalimat.
Contoh:
  1. Robert must wear his  OSIS uniform on Monday. (Robert harus/wajib memakai seragam OSIS pada hari senin.)
  2. You must not put on sandals during the school hours.
  3. They must not be noisy in the classroom.
  4. She must be on time.
  5. Must we obey the school rules? Yes, we must. No, we must not.(Apakah kita harus mematuhi peraturan sekolah? Ya. Tidak.)

Contoh Dialog Obligation:
Dewa
:
Wi, is it Monday?
Dewi
:
Yes, it is.  why?
Dewa
:
Upz, I forget to put on my cap.
Dewi
:
What? Do you forget that today we will have a flag ceremony? You must put on you cap Dewa, otherwise you’ll get punishment.
Dewa
:
Yeah, I think today is Tuesday. I know that. What should I do?
Dewi
:
Well, you have thirty minuntes to go home and take your cap right away.
Dewa
:
That’s a good idea. I’ll be back soon. Thanks Wi
Dewi
:
Don’t mention it.

Selasa, 27 Agustus 2019

Chapter III (Asking and giving suggestion)

3.3 menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keharusan, larangan, dan himbauan, sesuai dengan konteks penggunaannya (Perhatikan unsur kebahasaan must, should)

4.3 menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keharusan, larangan, dan himbauan, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks


Asking and giving suggestion

  • Untuk memberikan saran (suggestions) dalam Bahasa Inggris kita dapat menggunakan “should” dan “should not”.
  • Untuk menyatakan kewajiban / keharusan (obligation) kita dapat menggunakan modal “must” dan must not”
__________________________________________________________________________________________

1. Should


Should digunakan untuk memberikan saran (suggestions). Yang namanya saran sifatnya tidak wajib berbeda dengan obligation/kewajiban/keharusan.
Pattern/pola:
S + should + V1
S + Should  be + Adjective/noun/adverb
Contoh:
  1. Susi should drink medicine to get well soon (Susi sebaiknya minum obat supaya cepat sembuh)
  2. You should be calm in the classroom
  3.  Irman should not eat sweet and hot food.
  4. You should bring your dictionary. English is the third  lesson.
  5. I should not leave her alone.
  6. Should Gibran do the homework? Yes, he should. No, he should not. (Apakah Gibran sebaiknya mengerjakan PR? Ya. Tidak.)
  7. Should we go to the beach? Yes, we should. No, we should not.
Untuk membentuk kalimat negatif kita menambahkan –not setelah should.
Untuk membentuk kalimat tanya kita letakkan should di depan kalimat.

Contoh Dialog Suggestion:

Yanuar
:
San, Why don’t you join us to do Math homework?
Santi
:
Sorry Yan, I have a tootache.
Yanuar
:
Really? You should go to destist, san.
Santi
:
I am afraid
Yanuar
:
It will be better that you feel it for days and weeks.
Santi
:
I’ll try. I hope it won’t hurt a lot. Thanks Yan.
Yanuar
:
You’re welcome. I hope you will get better soon.

Senin, 26 Agustus 2019

Welcome to my Blog !

Materi Bahasa Inggris SMP Kelas 8 Semester I


CHAPTER I                      It's English Time

                                         Asking and Giving Attention
                                             Checking the understanding
                                             Showing Appreciation/Compliments
                                             Telling something what we think/Opinion



CHAPTER II                    We Can Do It And We Will Do It
                                         Stating Capability
                                             Stating Willingness

CHAPTER III                    We Know What To Do
                                        Asking and giving suggestion
                                             Stating Obligation Expression

CHAPTER IV                            COME TO MY BIRTHDAY PARTY, PLEASE!
                                                  Expression of Invitation
                                                  Giving Instruction/Imperative
                                                  Asking and Giving Permission

CHAPTER V                             I’m So Happy For You
                                                  Greeting Card

CHAPTER VI                             OUR BUSY ROADS

                                                   Vocabulary on the road
                                                   There is  and there are
                                                   Quantifier

                                           
                              





Chapter II (Stating Willingness)

3.2   menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait kemampuan dan kemauan, melakukan suatu tindakan, sesuai dengan konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan can, will)

4.2 Menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait kemampuan dan kemauan, melakukan suatu tindakan, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

Stating willingness



Willingness berarti kesediaan, kemauan untuk melakukan sesuatu. Untuk menyatakan itu kita dapat menggunakan modal –will/would. Yang berarti akan/mau/sedia.
Will dan would memiliki kesamaan. Perbedaannya adalah Will digunakan untuk bentuk present tense (Sekarang) dan would untuk bentuk lampau.
Pola umum:
S + Will/would + V1 (+)
S + Will/Would + not + V1 (-)
Will/would + S + V1?  (?)
Contoh:
-          I will visit your house.
-          She will come to your bithday party.
-          They will help you if you want.
-          He would go there.
-          Mom and Dad would leave the room.
-          Dodi will not (won’t) pay the bill.
-          Ririn would not (wouldn’t) take part in the competition.
-          Will Tina go with Arum tonight? Yes, She will. No, She will not (won’t).
-          Would you come here? Yes, I would. No, I wouldn’t.

Selain untuk menunjukan waktu dalam bentuk tenses, will dan would memiliki kegunaan lain yang kedua-duanya ada yang berbeda satu sama lain, ada pula yang sama. Dan meskipun sama bukan berarti artinya pun akan sama.
Kalau disimpulkan, sebenarnya inilah fungsi spesifik, baik itu dari will vs would:
WillWould
Membicarakan masa depanmembicarakan masa lalu
Membicarakan apa yang akan dilakukanMembicarakan hipotesis/kemungkinan
Membuat janjiMembuat kalimat yang lebih sopan
Kalau dijabarkan, maka seperti ini penjelasannya.

Chapter II (Stating Capability)

3.2   menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait kemampuan dan kemauan, melakukan suatu tindakan, sesuai dengan konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan can, will)

4.2 Menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait kemampuan dan kemauan, melakukan suatu tindakan, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

Stating Capability




Capability artinya kemampuan/kesanggupan untuk melakukan/mengerjakan  sesuatu. Untuk mengekspresikan kemampuan atau kapabilitas dalam Bahasa Inggris, kita dapat menggunakan modal “can, could, atau be able” yang artinya “dapat/bisa”
Can
Can dapat digunakan untuk menyatakan kapabilitas dalam bentuk present tense/masa sekarang.
Pola umum: S+Can +V1
Perhatikan Can selalu diikuti kata kerja bentuk pertama
Contoh dalam Kalimat:
-          Jono can climb a tree. (Jono dapat memanjat pohon)
-          Siti can cook fried rice. (Siti bisa memasak nasi goreng).
-          Father and I can swim very well.
-          They can play guitars.
-          Birds can fly

Untuk menyatakan ketidakmampuan dapat ditambahkan –not, (can not/can’t)
Contoh:
-          Tiara can not ride a bicycle.
-          Mother can’t run fast
-          A penguin can’t fly.

Untuk membentuk kalimat tanya (interogative sentence), maka Can diletakkan di depan kalimat.
Contoh:
-          Can he sing a song? Yes, he can/no, he cannot
-          Can a gecko crawl? Yes, it can
-          Can you come to my birthday party? No, I can’t. I’m busy.

Menggunakan can dengan Question Words (5W + 1 H):
-          What can I do for you?
-          Why can’t you come to my house?
-          How can you fly a kite?
-          Etc.

Could
Could fungsinya sama dengan can. Perbedaanya adalah could digunakan untuk mengeskpresikan action atau tindakan dalam bentuk past tense/bentuk lampau. Selain past tense, could dimaksudkan supaya lebih sopan (polite) bukan bentuk past.
Contoh:
-          Santi could walk 20 kilometers away.
-          The policeman could arrest the criminal.
-          Dani could not dance.
-          Could you please open the door?
-          Could she win the singing contest? Yes, she could/ No, She couldn’t.
-          What could your friend do to me?

Be able to
Bentuk ini dapat juga digunakan untuk menyatakan kapabilitas. Be(am, is, are/was, were) dapat digunakan baik present tense maupun past tense.
 Pola umum: S+be able to + V1
Contoh:
-          She is able to finish the job herself.
-          Toni and tini are able to collaborate.
-          They are able to win the football match.
-          Mother is able to cook delicious menus.
-          I am able to fix the leakage.

Untuk menyatakan kalimat negatif atau ketidakmampuan dapat ditambahkan –not setelah to be/be.
Contoh:
-          We are not able to continue the jorney.
-          Ita is not able to come on time.
-          The dog is not able to overtake the cat anymore.
-          I am not able to be with her anymore.

Untuk membuat kalimat tanya(interogative) be diletakkan di depan kalimat.
Contoh:
-          Is uncle Ben able to make a delicious cakes? Yes he is. No, he is not.
-          Are they able to compete in international level? Yes, they are. No they are not


Look at this Video !!!

Chapter II ( Modal Verb)

3.2 menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait kemampuan dan kemauan, melakukan suatu tindakan, sesuai dengan konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur
kebahasaan can, will)

4.2 menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait kemampuan dan kemauan, melakukan suatu tindakan, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.





Adapun formula dari modal adalah sebagai berikut :



Example :
(+) I can study
(+) You may study
(+) She must study
(+) He should study
(+) They can study

(-) I can't study
(-) You may not study
(-) She mustn't study
(-) He should not study
(-) They can't study

(?) Can you study ?
(?) May i study
(?) Must she study
(?) Should they study


Rabu, 31 Juli 2019

One vs Ones

Ketika kata benda (noun) yang kita bicarakan kuatitasnya/ jumlahnya satu, maka kita menggunakan "one" untuk merangkan keterangan kuantitasnya. Tetapi apabila benda yang kita bicarakan lebih dari satu maka kita menggunakan "ones".

Check this video !!

Selasa, 30 Juli 2019

Chapter 1 (It's English Time)


3.1 menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi interpersonal lisan dan tulis yang melibatkan tindakan meminta perhatian, mengecek pemahaman, menghargai kinerja,  meminta dan mengungkapkan pendapat, serta menanggapinya, sesuai dengan konteks penggunaannya.

4.1 menyusun teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang melibatkan tindakan meminta perhatian, mengecek pemahaman, menghargai kinerja, serta meminta dan mengungkapkan pendapat, dan menanggapinya dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

Look at this video !!



Attention, please !!!





 

Aisyah_Zakiyah's Blog Template by Ipietoon Cute Blog Design